Ciputra Kembangkan CitraLand Puncak Tidar Malang, Siapkan Lahan 32 Hektare

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Dari kiri ke kanan : Wilissanti Giwang K, Marketing Manager CitraLand Puncak Tidar Malang bersama Agung Krisprimandoyo, Direktur PT Ciputra Development Tbk, dan Trisena Dipayuda, General Manager CitraLand Puncak Tidar Malang, saat kunjungan Senin (15/2/2021).

SURYAMALANG.COM | MALANG – Pengembang properti PT Ciputra Development Tbk mengawali tahun 2021 ini dengan melakukan ekspansi atau pengembangan baru di kota Malang.

Mereka mengembangkan pemukiman segmen middle up lewat proyek CitraLand Puncak Tidar Malang.

Direktur PT Ciputra Development Tbk, Agung Krisprimandoyo, mengatakan pihaknya melihat kondisi ekonomi akan mulai membaik di tahun 2021 ini.

“Tahun lalu, secara nasional penjualan kami mengalami penurunan 20 persen. Tahun ini kami optimistis akan tumbuh lagi double digit,” kata Agung Krisprimandoyo, saat meninjau lokasi project CitraLand Puncak Tidar Malang, Senin (15/2/2021).

Secara umum, Agung menyebutkan market property tahun ini akan mengalami pertumbuhan.

Karena ekonomi nasional diperkirakan akan tumbuh 4-5 persen sehingga akan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Sementara program vaksinasi Covid-19 akan membuat kondisi market lebih kondusif,” tambah Agung.

Sebenarnya tahun lalu minat beli properti masyarakat masih tinggi.

Namun karena bank melakukan kebijakan pengetatan KPR dan restrukturisaisi, sehingga banyak konsumen yang seharusnya bisa KPR akhirnya harus tertunda.

Bahkan banyak konsumen yang membatalkan pembelian.

“Tahun lalu, secara nasional penjualan kami mengalami penurunan 20 persen. Tahun ini kami optimistis akan tumbuh lagi double digit,” kata Agung Krisprimandoyo, saat meninjau lokasi project CitraLand Puncak Tidar Malang, Senin (15/2/2021).

Secara umum, Agung menyebutkan market property tahun ini akan mengalami pertumbuhan.

Karena ekonomi nasional diperkirakan akan tumbuh 4-5 persen sehingga akan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Sementara program vaksinasi Covid-19 akan membuat kondisi market lebih kondusif,” tambah Agung.

Sebenarnya tahun lalu minat beli properti masyarakat masih tinggi.

Namun karena bank melakukan kebijakan pengetatan KPR dan restrukturisaisi, sehingga banyak konsumen yang seharusnya bisa KPR akhirnya harus tertunda.

Bahkan banyak konsumen yang membatalkan pembelian.

Tahap awal dikembangkan satu cluster seluas 7 hektare.

Ada 160 unit rumah ditawarkan dari berbagai tipe dengan harga antara Rp 1,2-4,6 miliar.

Penjualan telah dimulai dan Trisena mengaku, respon konsumen cukup bagus.

“Terbukti, meskipun baru dipasarkan, kemarin sudah terjual 72 unit dengan nilai Rp 180 miliar,” jelas Trisena.

Diakuinya, dengan proyek ini, mereka seperti melawan arus.

Di saat pasar kena pandemi, pihaknya menawarkan rumah middle up.

“Tapi responnya cukup bagus. Banyak yang membeli tipe besar dan cash,” tambahnya.

Marketing Manager CitraLand Puncak Tidar Malang, Wilissanti Giwang K, menambahkan di kluster pertama ini ada tujuh tipe yang disiapkan, yaitu tipe Aspial, Agate, Ametrine, Amethyst, Azurite, Azurite Split dan Alexandrite.

Ground breaking rumah contoh akan dilakukan minggu depan.

Menurut Giwang, selain lewat KPR, banyak konsumen yang membeli secara cash dan inhouse.

Serah terima unit akan dilakukan sekitar 27 bulan ke depan.

“Tapi untuk yang membeli cash, 12 bulan sudah serah terima,” tandas Giwang.

 

Sumber : https://suryamalang.tribunnews.com/2021/02/15/ciputra-kembangkan-citraland-puncak-tidar-malang-siapkan-lahan-32-hektare.
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: isy

What's New

Related Posts

Mari Berbicara!

Ingin bertanya atau mendapatkan penawaran terbaru? Isi data Anda dibawah, dan Marketing Executive kami akan segera menghubungi Anda